Program kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang ditargetkan berjalan Agustus mendatang, membuat seluruh aparat Kecamatan Ilir Timur (IT) II kewalahan. Pasalnya, jumlah penduduk di wilayah ini jauh lebih banyak dibanding 15 kecamatan lainnya.
Camat IT II, M Yanurpan Y mengatakan, pihaknya harus siap lembur sebab dalam beberapa hari paling tidak ada sekitar 138 ribu wajib KTP yang akan dilayani untuk memperoleh e-KTP.
“Jumlah penduduk di kita ini paling banyak. Ada sekitar 138 ribu wajib KTP dari 12 kelurahan yang ada. Jika dengan estimasi 100 persen wajib e-KTP, maka jumlah tersebut harus dilayani,” ujarnya, saat ditemui, di ruang kerjanya, kemarin.
Ia mengaku akan jauh kewalahan jika fasilitas untuk pelayanan e-KTP di wilayah pemerintahannya sama perlakuannya seperti kecamatan lainnya. Pihaknya telah menerima 10 alat pembuatan e-KTP dengan mengerahkan sekitar 20 SDM. “Kita berharap, ada peralatan tambahan nanti, dan bukan hanya peralatan saja namun juga SDM-nya ditambah, sebab jumlah warga yang dilayani di kecamatan ini lebih banyak dari kecamatan lain,” katanya.
Terlebihmenurutnya, pelayanan e-KTP ke depan tak hanya disibukkan dengan proses cetak e-KTP saja. Tapi juga harus mengentry data dan sepuluh sidik jari calon penerima e-KTP dan kemudian merekapnya menjadi data base kependudukan di tingkat kecamatan.
“Dengan kondisi ini dan didukung dengan SDM yang ada kita tetap harus siap lembur. Insya Allah berhasil dengan catatan Disdukcapil memberi perlakuan lebih kepada kecamatan IT II,” jelasnya.
Sekcam IT II, Muflih SSTP MH, optimis pengerjaan e-KTP di Kecamatan IT II rampung. Karena, pihaknya akan membuat jadwal per kelurahan. “ Ini untuk mengantisipasi membeludaknya warga yang hendak mengurus e- KTP,” pungkasnya.
sumber : sumeks, 29 juni 2011


18.11
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar