Palembang-news.com menerima kiriman info/berita seputar Kota Palembang.. kirim info ke ria.pranata@gmail.com... mari kita sukseskan pesta akbar Sea Games 2011... powered by Ria Pranata

Kamis, 30 Juni 2011

Transmusi Terapkan GPS

PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) menerapkan alat Global Positioning System (GPS) di 85 bus Transmusi. Perusahaan plat merah pengelola Bus Rapid Transit Transmusi, itu gerah karena warga banyak mengeluhkan tindakan sopir Transmusi yang ugal-ugalan, seringngebut dan menyalip kendaraan.


“GPS mampu memantau seluruh bus di seluruh koridor, mulai dari laju kecepatan, jarak antarbus, hingga titik berhenti bus,” kata Direktur Teknik perusahaan itu, Yusransyah, Kamis (30/6) di Kantor Wali Kota Palembang.


“Dengan alat ini bisa ketahuan, karena ada record juga. Jadi sopir tidak bisa berbohong,” tambahnya.


GPS tersebut dihubungkan dengan komputer server yang connect dengan seluruh bus. “Dari monitor (komputer-red) bisa terdeteksi bus yang lambat dan ngebut,” ujar Yusransyah. Dengan GPS pula, bisa diketahui apakah sopir menaik-turunkan penumpang sesuai halte atau tidak.


Yusransyah mengatakan, sesuai dengan komposisi Transmusi saat ini, untukheadway (jarak) ditentukan sekitar 5-10 menit dari satu bus dengan bus yang lain, atau sekitar satu kilometer. Bila jarak antarbus tidak sesuai, maka akan muncul lampu indikator di bus Transmusi. “Itu peringatan bagi sopir untuk tidak ugal-ugalan.”


Ada pula tombol panik (panic button). Ia dipakai dalam kondisi darurat. Misalnya Transmusi terjebak kemacetan, mesin ngadat, atau ban bocor. Ada keunggulan tentu saja punya kelemahan. Meski canggih, Yusransyah mengaku GPS sinyalnya lemah bahkan hilang (blank spot) di beberapa lokasi.


“Misalnya di Jalan Demang Lebar Daun dan simpang DPRD Provinsi, itu ada waktu-waktunya (ada sinyal). Tapi meskipun begitu tetap ada rekaman kejadian. Termasuk jika pintu depan Transmusi dibuka itu juga ketahuan,” beber Yusransyah seraya mengaku alat ini mampu real time per 10 detik.


Manajer Transmusi Aries Rahmansyah mengatakan pemasangan alat dilakukan untuk mengelola bus Transmusi lebih baik lagi. “Dana untuk menerapkan GPS tidak besar tapi itu sesuai dengan manfaat yang diperoleh,” ujarnya.


Saat ini Transmusi melayani di lima koridor. Koridor I di Alang-Alang Lebar-Ampera, koridor 2 Terminal Sako-PIM, koridor 3 Plaju-PS Mall, koridor 4 Stadion Gelora Sriwijaya-Terminal Karya Jaya, dan koridor 5 di Bandara SMB II-Alang-Alang Lebar.


sumber : bulletinmetropolis.com  (wahyu)


foto : dokumen bulletinmetropolis.com

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Iklan Baris

Dijual Cream Herbal perawatan wajah, anti merkuri dan hidrokinon, 1 paket @ 150 ribu, aman, uji lab UI. Hubungi 0812-18925912 / 0711-7940999
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money