Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra mengatakan pemerintah akan menjadikan Pasar 10 Ulu sebagai pasar terbagus di kota ini. “Tahun depan pasar itu kita perbaiki,” ujar Eddy, usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Kota Palembang, Jumat (1/7).
Ia mengungkapkan perbaikan yang seyogianya dilakukan tahun ini dipastikan batal. “Karena belum ada dana, bantuan dari World Bank juga batal.”
Secara keseluruhan, pembangunan Pasar 10 Ulu, menurut Eddy butuh dana senilai Rp 30 miliar. “Dana tersebut bukan dari APBD tetapi kita dapat pinjaman dari menteri keuangan. Mudah-mudahan tahun ini dana tersebut sudah kita terima, jadi pembangunan tahun depan bisa dimulai,” katanya.
Selain Pasar 10 Ulu, pemerintah kota juga memberikan perhatian kepada Pasar Cinde dan Pasar Lemabang. Untuk Pasar Cinde sendiri kondisinya lumayan mengkhawatirkan. Meski begitu, Eddy belum menyebut perbaikan.
“Investasinya cukup besar, bisa mencapai Rp 100 milyar lebih,” katanya.
Ketua DPRD Kota Palembang Harnojoyo, mengatakan pasar-pasar tradisional di kota perdagangan dan jasa ini memang sudah seharusnya direnovasi.
“Ini kan demi kesejahteraan rakyat banyak. Saya sangat mendukung sekali soal pembangunan itu. Karena, dilihat dari fisiknya saja sudah tidak nyaman lagi,” kata Harnojoyo, di ruang kerjanya.
sumber : bulletinmetropolis.com
foto : http://palembangdalamsketsa.blogspot.com


00.17
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar